by

Riwayat Jatuh BangunTony Hawk Menekuni Olahraga…

-Sports-4 views



QQDewaSport.com –

loading…

Olahraga skateboard akan jadi cabang olahraga kompetisi di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Tony Hawk adalah sosok instrumental dan berpengaruh yang mampu mengangkat cabang olahraga ini ke pentas dunia.

Tony Hawk punya cara unik dalam merayakan hari ulang tahunnya ke-50 yang jatuh pada 12 Mei tahun ini. Dia mereka ulang semua trik skateboard yang pernah diciptakannya. Jangan kaget, total ada 50 trik yang telah dia ciptakan hingga kini.

Jumlah trik ini melampaui kiprahnya di dunia skateboard yang telah mencapai 41 tahun. Artinya, setiap tahun Tony Hawk menciptakan satu hingga dua trik skateboard selama berkubang di olahraga X-Games tersebut.

“Usia tidak bohong, saat saya melakukan trik ke-49, saya terjatuh dan bikin badan saya kesakitan. Tapi inilah skateboarding, yang saya pikirkan adalah menyelesaikan trik, bukan apa yang badan saya katakan,” ucap Tony Hawk kepada PBS News Hour.

Di dunia skateboard, Tony Hawk adalah sosok fenomenal. Dia seperti almarhum Raja Thailand Bhumibol Adhulyadej buat warga Thailand. Adhulyadej saking cintanya pada masyarakat Thailand menciptakan banyak paten yang bermanfaat buat mereka.

Begitulah Tony Hawk yang saking cintanya pada skateboard, menguras seluruh otaknya untuk menciptakan puluhan trik skateboard agar bisa digunakan pencinta skateboard hingga kini. Padahal, Tony Hawk lahir dan beranjak remaja pada era kegelapan skateboard .

Jika Anda pernah menonton film Lords of Dogtown, gambaran situasi tersebut terlihat jelas saat para pionir skateboard, Z-Boys, yang terdiri dari Tony Alva, Jay Adams dan Stacy Peralta dianggap sebagai remaja nakal yang kerap mengganggu masyarakat karena olahraga mereka.

“Tidak ada orang tua yang mau melihat anaknya bermain skateboard waktu itu. Saya beruntung orang tua saya mendukung saya memainkan olahraga ini. Mungkin karena saya terlalu aktif sehingga mereka senang saya lebih banyak sibuk bermain skateboard daripada mengganggu mereka,” kelakar Tony Hawk.

Pada usia yang masih sangat muda, bakat skateboard Tony Hawak melebihi bentuk tubuhnya. Badannya yang kurus justru menyimpan bakat yang sangat besar. Tidak heran jika di kompetisi skateboard anak-anak, Tony Hawk begitu menggila. Dia menjuarai semua kompetisi tanpa ampun.

Tidak heran jika saat itu Stacy Peralta yang saat itu sudah membangun perusahaan skateboard, Dogtown Skateboards, menelepon orang tua Tony Hawk agar anak mereka yang masih berusia 11 tahun tersebut bisa bergabung di perusahaannya.

“Saat itu Tony masih sangat kecil, jadi kami tidak bisa langsung mengontraknya. Namun, kami mendukung semua kegiatan skateboard-nya. Kami selalu mengirimkan skateboard baru agar dia gunakan setiap saat,” sebut Stacy Peralta.

Baru pada usia 14 tahun Tony Hawk resmi menjadi atlet profesional skateboard di bawah bendera Dogtown Skateboards. Bersamanya ikut anak-anak muda lain yang sekarang menjadi sosok skateboard yang paling dihormati, seperti Steve Caballero, Tommy Guerrero, dan Rodney Mullen.

Stacy Peralta memberi nama bagi keempat anak muda tersebut dengan nama Bones Brigade. Era tahun 1980-an dunia skateboard memang meledak.

Anak-anak muda yang dulu antipati, berubah jadi penasaran. Bahkan, skateboard yang dulunya mengesalkan, kini berubah definisi jadi mengesankan. Lifestyle anak-anak skate yang keren dan penuh berhasil membius anak-anak muda.

Tony Hawk merasakan betul indahnya menjadi atlet skateboard. Setiap tahun dia mendapatkan uang sebesar USD20.000 dari Airwalk. Belum lagi uang royalti dari Dogtown Skateboards. Meski demikian, saat itu masih belum ada jaminan bahwa skateboard bisa memberikan kepastian pada masa depan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed