by

Guardiola Tak Ingin Liverpool Ikuti Jejak Man City ke Perempat…

-Sports-2 views



QQDewaSport.com –

loading…

MANCHESTER – Pep Guardiola mengaku puas setelah membawa anak asuhnya, Manchester City lolos ke perempat final Liga Champions. Namun ia berharap langkah City tak diikuti Liverpool yang akan berhadapan dengan Bayern Muenchen.

City secara meyakinkan melangkah ke fase selanjutnya setelah di leg kedua menggebuk wakil Jerman, Schalke dengan skor 7-0. Kemenangan telak di Emirate Stadium, Rabu (13/3/2019) dinihari, membuat City menang agregat 10-2 setelah sebelumnya di leg pertama juga berhasil menang dengan skor 3-2. (Baca juga : Manchester City ke Perempat Final Usai Permalukan Schalke)

Buat Guardiola ini adalah indah bersama City untuk kali kedua berhasil lolos ke perempat final. Musim lalu, mereka pun sempat melaju sampai semifinal sebelum akhirnya disingkirkan Liverpool.

Mungkin karena alasan itulah Guardiola menginginkan Liverpool disingkirkan Muenchen di leg kedua yang akan berlangsung di Allianz Arena, Kamis (14/3/2019) dinihari. Di laga pertama, kedua tim bermain imbang 0-0. (Baca juga : Preview Bayern Muenchen vs Liverpool: Menuntut Konsistensi)

“Saya minta maaf kepada orang-orang Inggris tetapi saya ingin Bayern mengalahkan Liverpool. Saya bagian dari klub itu. Saya cinta Muenchen. Saya cinta Bayern. Saya punya banyak teman di sana,” kata Guardiola dikutip ESPN, Rabu (13/3/2019).

Mengomentari kemenangan besar atas Schalke, Guardiola menilai pemainnya bermain luar biasa. Padahal di duel tersebut mereka hanya diperkuat satu bek tengah menyusul cederanya Vincent Kompany, Nicolas Otamendi dan John Stones.

“Kami mempunyai banyak pemain yang absen hari ini. Kami hanya memiliki Danilo, yang luar biasa. Saya ingin kami menunjukkan siapa yang berada dalam 20 menit pertama tetapi saya memahami situasinya. Anda tidak bisa berharap bermain seperti kami empat atau lima di depan.”

“Kami memulai 20-25 menit pertama dengan berusaha untuk tidak kehilangan apa yang kami capai di Jerman. Itu sebabnya kami tidak menyerang, dan Leroy (Sane) dan Raheem (Sterling) tidak agresif terhadap full-back mereka,” ungkap Guardiola.

“Tetapi kami tidak kehilangan apa yang kami capai dan ketika kami mencetak gol pertama. Setelah itu kami bermain di level yang baik. Kami tidak kebobolan, bahkan di 15 menit terakhir babak pertama. Di babak kedua kami bagus dalam transisi dan mencetak gol.”

(bbk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed